Senin, 13 Februari 2012

Keselamatan didalam laboratorium IPA

Mengenal Alat-alat Laboratorium

A. Mengenal Alat-alat Laboratorium
Laboratorium adalah suatu tempat dimana guru, siswa, peneliti melakukan percobaan. Laboratorium IPA dikelompokkan menjadi tiga kelompok yaitu :
  1. Laboratorium Fisika
  2. Laboratorium Biologi
  3. Laboratorium Kimia
Untuk menghindari kecelakaan di dalam laboratorium maka perlu adanya aturan dan persiapan teknik kerja serta pengenalan terhadap alat dan bahan-bahan laboratorium. Berikut ini adalah beberapa alat dan bahan yang sering digunakan dalam laboratorium IPA.
Berikut ini adalah beberapa alat yang ada di laboratorium Fisika
1. Boiling Tube
boiling tube


Manfaat alat:
  • Untuk memanaskan/mendidihkan zat kimia dalam jumlah sedikit
Cara menggunakannya:
  • Jepit dengan penjepit kayu saat digunakan untuk memanaskan cairan
    Jangan arahkan ujung yang terbuka ke muka saat dipanaskan
Resiko yang mungkin:
  • Tersiram air panas saat proses mendidih terjadi
  • Kena pecahan
2. Power Supply


Manfaat alat:
  • Sebagai sumber tegangan dan sumber arus listrik
Cara menggunakannya:
  • Gunakan sandal kering/sepatu saat menghubungkan stop kontak
Resiko yang mungkin:
  • Tersengat listrik saat menyambungkan ke sumber PLN
3. Bunsen Burner


Manfaat alat:
  • Digunakan untuk memanaskan zat
Cara menggunakannya:
  • Buka tutup sumbunya
  • Nyalakan dengan korek api,
  • Matikan apinya dengan menutup api dengan tutupnya saat masih menyala
Resiko yang mungkin:
  • Kebakaran
4. Evaporating Dish


Manfaat alat:
  • Untuk memisahkan zat padat yang terlarut dalam solusi di atas bunsen burner
Cara menggunakannya:
  • Taruh di atas tripot
  • Nyalakan pembakar spiritus di bawahnya
  • Pegang dengan penjepit jika mengangkatnya.
  • Hindarkan kontak langsung dengan
Resiko yang mungkin:
  • Kulit terbakar jika bersentuhan saat masih panas
5. Termometer


Manfaat alat:
  • Mengukur temperatur
Cara menggunakannya:
  • Pegang ujung atas jika menggunakan
  • Masukkan/tempelkan ujung bawah ke dalam zat yang akan diukur
  • Jangan digunakan untuk mengaduk karena bagian bawah yang berisi cairan dindingnya tipis
Resiko yang mungkin:
  • Pecah
  • Merkuri merupakan zat yang beracun
6. Galvanometer


Manfaat alat:
  • Mengukur tegangan listrik
Cara menggunakannya:
  • Hindari penggunaan melebihi batas ukur
  • Jangan salah dalam menghubungkan kutub-kutubnya
  • Hindarkan benturan dan terjatuh
Resiko yang mungkin:
  • Rusak karena penggunaan diluar batas ukur
  • Pecah karena bahan terbuat dari plastik
7. Lensa/Cermin


Manfaat alat:
  • Untuk pembiasan dan pemantulan cahaya
Cara menggunakannya:
  • Jepit alat ini pada meja optik dengan penjepit
  • Tempatkan dalam wadah khusus.
Resiko yang mungkin:
  • Mudah pecah
8. Magnet


Manfaat alat:
  • Untuk percobaan induksi listrik
Cara menggunakannya:
  • Jangan dipanaskan dan dipukul-pukul
  • Saat menyimpan, kutub-kutubnya harus saling terbalik satu sama lain.
Resiko yang mungkin:
  • Hilang kemagnetannya


Mengenal Alat-alat Laboratorium Kimia
Alat-alat lain yang selalu digunakan dalam proses pemisahan campuran
1. Test Tube


Manfaat alat:
  • Untuk melakukan pemanasan atau melakukan reaksi kimia dalam jumlah kecil
Cara menggunakannya:
  • Jepit dengan penjepit kayu saat digunakan untuk memanaskan cairan
  • Jangan arahkan ujung yang terbuka ke muka saat dipanaskan
Resiko yang mungkin:
  • Percikan air panas saat cairan dalam tabung mendidih
2. Liebig Condenser


Manfaat alat:
  • Untuk mengembunkan uap  dalam proses destilasi
Cara menggunakannya:
  • Sambungkan dengan  tabung destilasi
  • Alirkan air dari lubang bawah dan keluarkan dari atas
Resiko yang mungkin:
  • Pecah
3. Distiling Flask


Manfaat alat:
  • Untuk memisahkan zat cair dari larutan padatan maupun larutan cair dalam proses distilasi.
Cara menggunakannya:
  • Tahan tabung destilasi dengan penjepit pada statif
  • Letakkan tripot dibawahnya
  • Letakkan pembakar spiritus dibawah tripot
  • Tutup tabung dengan karet yang ada termometernya
Resiko yang mungkin:
  • Pecah


Alat –alat yang berhubungan dengan praktikum di laboratorium biologi seperti
1. Mikroskop
Manfaat: Melihat benda-benda kecil
Cara menggunakan dan memindahkan:
  • Memindahkan mikroskop dengan memegang badan mikroskop dengan tangan kanan dan menyangga dasarnya dengan tangan kiri.

  • Cara mencari fokus dimulai dengan menjauhkan lensa dari preparat bukan mendekatkan lensa ke preparat

2. Alat-alat bedah
Manfaat: Untuk melakukan praktik pembedahan hewan
Cara menggunakan dan memindahkan:
  • Masukkan semua peralatan dalam kantong, tutup kantongnya dan bawa semua peralatan di dalam kantong
Memindahkan peralatan yang benar
Memindahkan peralatan yang salah
Resiko: Dapat menimbulkan luka goresan atau tertusuk.


Mengenal Jenis Bahan Berbahaya bagi Tubuh

B. Mengenal Jenis Bahan Berbahaya bagi Tubuh
Disamping pengenalan terhadap alat-alat, tidak kalah pentingnya juga bagi siswa dan guru untuk mengenal bahan-bahan yang ada di laboratorium. Berikut ini beberapa petunjuk dalam menggunakan bahan-bahan:
1. menggunakan spatula dalam mengambil bahan-bahan kimia berbentuk padat

2. bacalah label bahan kimia yang tertempel pada wadahnya.

3. gunakan pipet untuk mengambil larutan yang bersifat korosif

Berikut ini adalah beberapa contoh bahan-bahan kimia yang berbahaya seperti :
  1. Zat yang mudah terbakar
    1. Amonium klorida
    2. Amonium nitrat
    3. Asam kromat
    4. Asam nitrat
    5. Sodium
  2. Zat yang menyebabkan iritasi
    1. HCl (asam klorida)
    2. H2SO4 (Asam sulfat)
    3. NH3 (Ammonia)
    4. Antimon oksida




Memperlakukan dengan Benar Alat dan Bahan

C. Memperlakukan dengan Benar Alat dan Bahan
Begitu pula cara menggunakan alat-alat laboratorium seperti memegang botol reagen, agar label yang ada tidak rusak kena sisa cairan yang dituangkan maka label pada botol harus dilindungi dengan tangan dan posisi label ada di atas pada saat dituangkan.
Banyak peralatan laboratorium yang terbuat dari gelas, karena sifat gelas yang mudah pecah, maka perlu kehati-hatian dalam memegang peralatan ini. Jika kita ingin memasukkan pipa gelas ke dalam prop-karet, maka tangan kita harus menggunakan sarung tangan, agar tangan kita terlindungi dari luka jika kebetulan pipa patah/pecah.
Perhatikan bagaimana pemasangan pipa kaca pada prop karet.
 


Simbol-simbol di Laboratorium

Beberapa jenis zat kimia dan peralatan digunakan di laboratorium IPA. Dengan demikian kita harus mengetahui sifat-sifat dari semua bahan-bahan kimia. Adapun sifat-sifat bahan-bahan kimia antara lain: bersifat racun, korosif atau mudah terbakar. Oleh karena itu, bahan-bahan ini disimpan dan dikemas dalam botol/wadah yang diberi label dan simbol tertentu. Beberapa simbol dan cara penanganannya dapat dilihat dalam bentuk tabel berikut:
a. Simbol bahan radioaktif dan beracun

b. Simbol bahan mudah terbakar

c. Simbol bahan mudah meledak dan korosif



PPPK

Kecelakaan bisa saja terjadi di laboratorium IPA. Beberapa jenis kecelakaan yang sering terjadi dapat diakibatkan oleh beberapa faktor seperti :

Jika tangan kita terkena tumpahan HCl maka langkah yang harus ditempuh adalah:

  1. Jangan gunakan lap untuk menghilangkan HCl dari permukaan kulit.
  2. Alirkan air pada tempat yang terkena HCl dalam waktu yang agak lama, hal ini dilakukan untuk mengurangi konsentrasi HCl.
           

Tim

Tim Pengembang


Penulis : Agus Santosa
Pengkaji Materi : Dr. I Made Astra, M.Si
Pengkaji Media : Uwes Chaeruman, M.Pd
Pemimpin Tim : Hardianto, S. Kom
Pemrogram : Arum B. Satriani, S. Kom
Pendesain Grafis : M. Tholib
Pengontrol Kualitas : Nasehadin, S. Kom
 http://www.e-dukasi.net/file_storage/materi_pokok/MP_189/zip/MP_189.html
diakses 20 Januari 2012 (23.21 WITA)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar